Sebenernya, Blog, website ini, atau apalah… Udah lama terbengkalai.
Eeeeh di FB malah ada kasus unik antara Muse Indonesia dengan pemenang giveaway mereka.
Jiwa menulis gw yang udah nyaris redup langsung kembali membara gara-gara gw baca percakapan antar kedua belah pihak.
Semua ini bermula dari page FB Muse Indonesia yang mengumumkan giveaway berupa Shikishi (papan kertas) yang ada tanda tangan dari penulis cerita Mushoku Tensei Jobless Reincarnation.
Serial ini punya basis fans yang bisa gue bilang masif (dan tentu saja haternya juga), jadi kalian harus paham kalo Shikishi ini luar biasa berharga buat para fans nya.
Oh hampir lupa, gambar screenshoot ada yg gue edit biar aman.


Dari hype tinggi ke kandas.
Giveaway ini sudah didapatkan pemenangnya, secara publik pula, Muse Indonesia memilih pemenang dan melakukan koordinasi lewat jalur PM/DM/ atau apalah sebutannya buat urusan pengiriman dan lain-lain.
Masalah diketahui publik beberapa hari yang lalu, setelah mas Fery (gue asumsi dia cowok ya, dari namanya), memposting secara publik percakapan internal mereka dengan pihak Muse Indonesia.
Muse sudah meminta alamat mas Fery. Dan mendadak difollow up dengan perkataan yang menawarkan giveaway-nya diganti dengan Wistoria.
Ya. Bahkan mas Fery belom sempet ngasih reply alamatnya udah keburu disodok sama masalah ini.



Terus, kenapa? Atau apa penyebabnya?
Katanya sih kesalahan miskomunikasi.
Tapi ga jelas miskomunikasi yang gimana? Muse Indonesia miskom dengan pihak penyedia Shikishi?
EDIT: Dari penjelasan Muse Indonesia, ini karena masalah pemenang ganda. Pemenangnya cuma satu orang, tapi staff mereka nunjuk dua orang pemenang.
Arogansi? Power trip?
Ceritanya, Mas Fery ga mau giveaway penggantinya. Pengennya ya Mushoku Tensei, karena emang itu yang jadi utamanya. Gue juga bisa paham. Kalo gue ngefans serial Mushoku Tensei, gw juga ga mau kalo diganti. Nilai sentimentil nya udah beda jauh, dan yang utama, udah beda dengan serial yang jadi giveaway ini.
Mas Fery pada dasarnya kecewa dan mempertanyakan masalah hadiahnya yang ga sesuai.
Alih-alih mencoba damage control dengan baik yang benar, pihak Muse Asia langsung sikat dengan jawaban:
“Oke kalo gitu diskip ya kak, mohon maaf“
Jujur aja, gw lebih penasaran mengenai “miskom” di pihak Muse Indonesia ini.Sampe sekarang ini mereka belum ngasih tau, apa yang menjadi penyebab secara jelas mengenai ketidak sanggupan Muse Indonesia memberikan hadiah yang sesuai.
Apa hadiahnya ilang diembat maling?
Pihak yang mensuplai hadiahnya berubah pikiran?
Komunikasi internal Muse Indonesia dengan pihak supplier sebegitu jeleknya kah? Sampe masuk di tahap pengiriman baru ketahuan mereka ga bisa kasih hadiah yang sesuai?
Gue juga luar biasa kaget dengan ketidakprofesionalan mereka, mengenai hal ini.
Dari cara mereka merespon komplain mas Fery, mereka bisa segampang itu men-“skip” mas Fery, padahal si mas ga salah apa-apa.
Ngebatalin secara sepihak pake istilah “diskip” status kemenangan seseorang buat hal yang bahkan bukan kesalahan mas Fery, itu kalo nggak profesional dan arogan, terus apaan coba? Ada yg bisa jawab?
Damage Control
Hei, Muse Indonesia gercep setelah “blow up” masalah ini.
Dari postingan mereka, kira2 satu jam setelah artikel ini dibuat, Muse Indonesia menyatakan akan mengirimkan Shikishi Mushoku Tensei yang serupa dari kantor mereka di Taiwan.
Muse Indonesia juga mengakui jeleknya komunikasi mereka dan akan meninjau semua ini untuk mencegah terjadinya masalah serupa dikemudian harinya.

Oh buat jaga kalo mendadak ada yang kirim “surat cinta” dalam bentuk apapun, gue perlu kasih tau, kalo itu terjadi, maka apapun yang kalian kirim, gue post buat konsumsi publik.
Gue bukan hater Muse Indonesia, gw bahkan salah satu viewernya. Gue sangat hargai usaha Muse Asia dengan bikin cabang di Indonesia dan ngasih tayangan ber-subtitle Indonesia.
Tapi, kelakuan staff mereka yang macem begini yang bisa bikin runyam semuanya. Isilahnya, “nila setitik, rusak susu sebelanga”.
Semoga Muse Indonesia lebih teliti lagi dalam memilih staff, dan semoga mereka adalah staff yang kompeten.
