HelloFest 2014. Tiket masuk 25rb. Cosplayer. Tempat sampah kurang banyak. Penuh sesak (seenggaknya pas gue disana). Barang bootleg. Gambar colongan dari Internet. Hujan. Cosplayer Escha dari Atelier Escha & Logy. Cosplayer Dejiko dari Digicarat yang ga sempet kefoto meski loli abis. Jeprat-jepret Nendoroid.

Kira kira itulah rangkumannnya :D

Minggu, bangun kesiangan akhirnya sampe di Tennis Indoor Senayan sekitar jam setengah duaan. Mondar-mandir sebentar, abis itu baru ngontak para Nendonesia.

 

Nendoroid Shimada Mayu

Nendoroid Shimada Mayu

Ketemuan di samping tenda B yang ada gensetnya, ternyata disana udah pada jeprat-jepret.

Yang gue pegang ini adalah Nendoroid Shimada Mayu, reviewnya juga udah diposting di sini

Selain pada bawa Nendoroid, ada juga yang bawa figure Soft Vinyl dan “pipa”. Sayangnya karena kamera rusak dan gue telat dateng, ga sempet moto-moto pipa.

 

Pipa di dalem kantong

Pipa di dalem kantong

Foto diatas menunjukkan cara membawa Pipa dengan gampang dan ga perlu mikir susah :D

 

Telefoto bersama Pipa

Telefoto bersama Pipa

Tentunya, pas dibutuhin dan harus ngejepret pake lensa zoom, Pipa juga bisa dibawa dengan cara diatas.

 

Nendoroid Yoshino Miku

Nendoroid Yoshino Miku

Iko mendeklarasikan ini adalah maskot nya dia.

Buat yang penasaran dengan resepnya: Badan Yoshino, Rambut Miku Append yang tailnya dipasang di belakang pake blu-tack, dan muka Chitoge.

Jangan lupa bumbu kreatifitas.

 

Setting up

Setting up

Baggage & other stuff

Baggage & other stuff 

Dekachu VS Nendoroid

Dekachu VS Nendoroid

Nendoroid I401 Iona

Nendoroid I-401 Iona

Yang duduk diatas Dekachu WO Class adalah Nendoroid Iona dari Aoki Hagane no Arpeggio karya Ark Performance. Atau juga disebut Arpeggio of Blue Steel.

Buat yang belom tau mengenai Aoki Hagane no Arpeggio, ini adalah manga yang menceritakan masa depan. Umat manusia diserang oleh angkatan laut asing yang disebut Armada Kabut (Fog Fleet / Kiri no Kantai).

DIVE IN!

DIVE IN!

Armada Kabut ini memblokade laut dan memutuskan jalur pelayaran. Mereka juga menembak semua satelit dan pesawat yang mencoba melewati wilayah udara yang masuk dalam yurisdiksi mereka.

Armada Kabut ini punya bentuk kapal perang masa Perang Dunia II tapi punya tehnologi tinggi melebihi tehnologi militer manusia. Meriam Laser, Torpedo Erosi, Meriam Super Gravitasi dan perisai yang menyerap semua serangan altileri manapun.

Tapi, ada satu kapal perang, lebih tepatnya kapal selam yang ternyata punya misi mencari Chihaya Gunzo dan mematuhi perintahnya. Kapal selam ini adalah I-401 yang punya Mental Model bernama Iona.

Sampai artikel ini ditulis, cerita sudah masuk pada perang armada Kongou melawan Blue Steel yang di komandani oleh Iona. Dengan pengalaman perang dari Gunzo, Iona berhasil main kucing-kucingan melawan Ashigara, Nachi, Myoko, Haguro, Hiei. Selamat dari serangan Atago, dan berhasil mengintip Kongou, dan masih berhasil kabur.

Karena populer, Manga ini diangkat ke bentuk Anime, meski mulai Episode 5 cerita sudah berubah drastis. Perubahan lain ada pada sifat Iona.

Pada versi Anime, Iona lebih cenderung pasif mirip robot, sama sekali ga kelihatan alasan kenapa Armada Kabut membuat Mental Model.

Sedangkan versi Manga, Iona lebih manusiawi dari waktu ke waktu. Hubungan antara kru Blue Steel juga lebih erat, bahkan tanpa kepemimpinan Gunzo, Iona dan kru Blue Steel berhasil menenggelamkan dua kapal perang armada Kongou dengan gampangnya dengan strategi yang dia kembangkan sendiri.

 

 

 Iona x Nikon

Iona x Nikon

Crowd

Crowd

 

Team Mitoge

Team Mitoge

Resep: Badan + face plate Chitoge, rambut Miku Append + blu tack.

 

Gedung Tennis Indoor

Gedung Tennis Indoor

Stage

Stage

Roli Angels ? Who…?

Oke, gue akuin kalo gue ga ngikuitin dunia Idol dan sebangsanya.

Idol yang gue ikutin paling manga Puchimasu :D :D

 

Antek Shocker

Antek Shocker

Penuh sesak

Penuh sesak

 

Cosplayer

Cosplayer

Miku Hatsune Cosplayer

Miku Hatsune Cosplayer

 

Miku Hatsune Cosplayer

Miku Hatsune Cosplayer

 

Sore gue cabut, entah kenapa HelloFest tahun ini ga terlalu menarik.

Tiket masuk 25rb dengan area yang luas emang lumayan kalo dibandingin event lain dengan biaya masuk yang sama tapi area nya bahkan ga lebih gede dari setengah lapangan sepak bola…

Kalo dari yang bisa gue liat, booth yang ada didalem tenda gede kurang nyaman karena panas, jadi kasihan ama yang udah nyewa disana. Meski ada blower tapi panasnya bener-bener bikin klenger.

Tapi diluar dugaan, Stage nya justru adem.

Juga isu mengenai cara bayar yang nyusahin. Katanya ga boleh transaksi pake cash, tapi waktu gue beli minuman sih masih dilayani. Soalnya gue juga ga liat ada card reader di booth nya.

Sekali lagi, suasana luar juga agak berantakan gara-gara sampah. Meski ada beberapa tempat sampah gede tapi kalo ga ada petugas kebersihannya yang ngejagain dan keliling, orang yang udah keburu nongkrong bakalan ogah berdiri buat buang sampah makanan dan minuman mereka ke tempat sampah.

Oh well, semoga tahun depan ada peningkatan.

Share This:






If you're interested on these product below, you may click the link.
Your purchase through these CD-Japan link will sprinkle some water to us in a very hot day and night.


Tagged on:     

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>