Sodara sepupu gue udah dua minggu ini ada dirumah. Dia dateng ke Jakarta karena ada test/wawancara pekerjaan.

Setelah gue anterin dia ke lokasi, dari sananya bilang akan diberitahu perkembangannya dalam dua minggu.

Dua minggu ga ngapa-ngapain, bosen juga rupanya. Jadi dia iseng ngecek koran dan tertarik ke satu pekerjaan gampang dan bayarannya gede.

Pekerjaannya adalah: “ngelem benang teh celup”.

Nah, mungkin kalian udah tau ini akan kemana arahnya :D

200 kantong akan mendapat bayaran 70.000 rupiah, berarti satu kantong dibayar 350 rupiah. WOW!

Ini benar-benar pekerjaan dengan bayaran tinggi. Kalau dalam sehari kita bisa ngelem 1000 kantong, maka kita dapat 350.000 rupiah!

Tapi disini masalahnya, dulu gue juga pernah baca ini iklan lowongan dan ga nyangka masih ada aja… Juga, kalau satu kantong teh celup di bayar 350 rupiah, lantas ini teh celup mau dijual berapa? Dirumah gue jual satu sachet teh celup seharga 1.000 rupiah, isi 5 kantong. Jadi satu kantong dihargai 200 rupiah, sedangkan buat teh celup Rosella ini, kita dibayar 350 rupiah buat ngelem benangnya?

Apa ini produk MLM? Karena produk MLM emang harganya diatas standar. Gue pernah minum kopi+susu+gula+ga tau, ini produk dari perusahaan MLM, rasanya enak, padahal gue bukan peminum kopi, gue peminum teh. Jadi gue rasa wajar kalo emang agak mahal (meski gue ga beli, tapi di prospekin orang XD)

Atau, ngelem benang teh celup itu emang susah banget?

So, gue satroni wilayah yang menjadi juridiksi bokap, yaitu dapur. Yup, dirumah gue, bokap yang masak, nyokap leha-leha. Kalo masakan dah jadi, nyokap suka bertingkah seolah olah itu dia yang masak… :/

Didapur, gue nemu teh celup Sari Wangi. Gue periksa deh… Anjrit! Kalo ngeliat caranya benang di lem dikantongnya, itu emang kelihatan susah. Tapi apa semua teh celup begini?

Teh celup

Teh celup

Gue balik dari dapur, langsung ke warung. Buka satu box teh celup Sosro, ternyata eh ternyata… Kucing Galau ada didalamnya.

Oh, rumah gw warung btw…

HUZZAH!

HUZZAH!

Setelah bernegosiasi dengan mini Kyouka, akhirnya dia mau minjemin satu kantong buat di foto :D

Mine!

Mine!

Oke, balik lagi ke cerita gue. Kalian bisa lihat sendiri kan, ternyata teh celup Sosro pakai metode yang lebih sederhana, ga pake susah, tinggal tancepin aja benang, iket, selesai.

Easy Peasy

GAMPANG!

Akhirnya, gue minta tolong mbah gugel buat pencerahan mengenai hal ini. Dan BAM! ternyata, ini adalah Fraud. Memang nggak bisa dibilang murni Fraud, tapi usaha mereka dengan tidak melepas informasi yang penting yang harus diketahui oleh sipencari kerja inilah yang menyebabkan keresahan dan kemarahan orang.

Pertama, pelamar kerja dimintai uang pendaftaran, yang nilainya nggak kecil, bisa sampe ratusan ribu lho.

Kedua, ternyata setelah selesai mengelem 200 kantong dan menerima upahnya, kita pasti mau lebih banyak kan? Karena ternyata ngelem benang di 200 kantong ini bisa selesai cepet (kalau kalian telaten).

Tapi disini masalahnya, buat nambah jumlahnya, misalnya menjadi 500 kantong alias 5 kali lipat dari sebelumnya, kita harus mencarikan orang yang mau melamar seperti kalian di perusahaan itu sebanyak 5 orang. Kalo pengen 1000 kantong ya cari 10 orang. Dan nanti orang yang kalian dapetin ini akan melakukan pembayaran dan pekerjaan yang sama dengan kalian.

Nah, mirip MLM kan?

Memang pekerjaan ini tidak bisa dibilang MLM, dan kemungkinan perusahaan akan menolak disebut MLM. Benar, logikanya tidak salah. Tapi cara-cara yang mirip MLM ini bisa gue sejajarkan dengan sama busuknya dengan MLM yang fokus cuma mencari member “sampe sinting” tapi tidak menjual produk, produk nomor 2, yang penting banyakin dulu downlinenya…

 

Akhirnya, sodara gue ga jadi berangkat ke Senen buat “interview”.

Meski begitu, dia mencoba nyari lagi. Dapet dah, lowongan pekerjaan, cukup kirim SMS, dan direply untuk disuruh dateng  Jln. Sultan Hasanuddin di deket terminal Blok M.

Masih rada parno ama benang teh celup, sekali lagi gue minta wejangan mbah gugel. And BAM! Ternyata oh ternyata, ga terlalu beda dengan yang di Senen, meski yang ini adalah semacam Job Agency…

Dimintain duit, di prospekin… oh God, kenapa Depnaker ga melakukan sesuatu buat masalah ini ya?

Kalo sebuah Job Agency itu emang serius dan mau nolong, meski meminta imbalan, maka seharusnya imbalan didapat dari si perusahaan pencari karyawan itu. Misalnya, satu perusahaan butuh 10 karyawan gudang, males ngurusin wawancara, akhirnya ngorder deh ke Job Agency:

” Cuy, gue butuh 10 karyawan buat gudang, males ngurusin interview.  Gue bayar deh…”

Kira kira begitu :D

Atau, gaji pertama kita otomatis dipotong oleh perusahaan buat bayar fee dari jasa si Job Agency. Jadi kita ga akan dimintai apapun dimuka.

Sayangnya, yang kayak begini udah nyaris punah… Atau mungkin udah punah? palingan makelar pembantu rumah tangga doang yang masih melakukan cara begini.

INTINYA:

  1. Kalian ini mencari pekerjaan buat dapetin duit. Sementara perusahaan mau keluar duit buat dapetin pekerja, jadi kalo kalian dimintai uang meski sedikit sekalipun, Fuck dis shit!, GPL, langsung cabut aja.
  2. Tanyakan sejelas-jelasnya apa pekerjaan dan tanggung jawab yang harus kalian lakukan. Kalau nanti ada pekerjaan diluar definisi didalam kontrak/agreement, tolak saja kalau memang menyusahkan kalian. Tapi resikonya ya dipecat, oh well…

 






If you're interested on these product below, you may click the link.
Your purchase through these CD-Japan link will sprinkle some water to us in a very hot day and night.


13 thoughts on “Job Fraud: Ngelem benang teh celup Rosella

  • November 18, 2012 at 11:00 am
    Permalink

    setuju dengan postingan terakhir bro!! kita kerja untuk dapat bayaran,bukan membayar.info seperti ini harus disebarkan biar ga makan korban lbh bnyk.saya pernah hampir kena tipu juga di PT yg sama,awal thn 2006 (wkt itu bukan lem benang,tp embel2nya parfum). tp waktu disuruh bayar saya lgsg cabut!! ok bro sukses slalu webnya,salam kenal di komentar pertama

    Reply
    • November 18, 2012 at 4:48 pm
      Permalink

      Thanks atas kunjungannya, bro :)

      Reply
  • December 15, 2012 at 8:52 am
    Permalink

    thanks wat infonya, btw gue msh liat loh iklan kyk gt..wat para pncari kerja ati2 yah…

    Reply
  • May 14, 2013 at 2:02 am
    Permalink

    lemnya di endus aja lu mayan bro kaya anak jalanan

    Reply
  • May 16, 2013 at 6:28 am
    Permalink

    penyebar brosur nya banyak tuh di lampu2 merah… di Jogja juga sudah ada tuh… di Jl. Palagan… Ringroad utara…. hati2 dech…

    Reply
    • July 7, 2013 at 10:05 am
      Permalink

      bener banget tu kaka henry!, makasih juga buat blognya :)

      Reply
  • July 21, 2013 at 2:22 am
    Permalink

    AlamaT pasti ,mana y, ada no tlpnya tq

    Reply
  • February 21, 2014 at 3:36 am
    Permalink

    makasih infonya ya…:)

    Reply
  • April 17, 2014 at 9:05 am
    Permalink

    mungkin ada pekerjaan seperti itu dan banyak orang yang belum paham akan jalannya karier d tempat pekerjaan semacam mlm…disitu kita belajar menjadi seorang pembisnis… seorang pembisnis harus berani berinvestasi di awal untuk mendapatkan keuntungan.. karna seorang pembisnis tidak terkait waktu tidak menerima bayaran dari perusahaan kecuali komisi dan keuntungan lainnya dari bisnis kita pribadi… anda disitu di minta investasi di awal karna anda akan belajar menjadi pembisnis yang income tanpa batas tergantung cara kerja anda… dan perusahaan tersebut hanya sebagai perantara… kita bergabung bukan untuk menjadi karyawan yang gajinya setiap bulan memang pasti namun lambat kenaikan… jika kita mau cepat sukses jangan hanya menjadi karyawan, peningkatan gaji karyawan itu lambat. jadilah pembisbis… berani berinvestasi d awal… dan siap untuk menerima pendapatan yang kita dapat jauh lebih besar dari yang kita investasikan

    Reply
    • April 18, 2014 at 10:16 am
      Permalink

      Dalam kasus ini, orang yg mau pekerjaan yg ditawarkan itu ga ada niat jadi pebisnis atau investasi. Dan tidak ada hubungannya dengan sukses atau tidaknya seseorang, karena itu adalah hal yang relatif.

      Reply
  • April 17, 2014 at 9:10 am
    Permalink

    tapi kalau untuk d teh celup… jangan jadi patokan untuk masadepan… karna kecil sekali komisinya dan susah… lebih tepat buat sementara… buat tambahan…mending di properti atau asuransi itu lebih cepat karna jauh lebih besar komisinya… kalau ada yang besar dan sama sama susah.. kenapa harus ambil yang komisi kecil…

    Reply
  • April 30, 2014 at 2:29 pm
    Permalink

    wah…diyogya banyak tu iklan kerjaan kaya gitu…PT HADENA….mengelem benang teh celup…..ugh. ternyata…kayak gitu ya modusnya…..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>